Management Waktu yang Tertulis di Otak


Argumentasi: Management Waktu yang Tertulis di Otak

Belajar adalah nutrisi bagi kecerdasan otak, olahraga adalah investasi tubuh sehat untuk masa depan, dan nongkrong adalah nurtisi mood biar gak gampang galau dan tentunya biar tetap Up To Date.
Ketiga kegiatan ini, tidak bisa dipisahkan dari yang namanya mahasiswa. Selain waktu diprioritaskan untuk belajar dan nongkrong di kampus, tentunya harus disempatkan untuk berolahraga. Hal itu berguna untuk menghindari stress dan ketegangan urat syaraf tatkala dihadapkan dengan  mengerjakan tugas yang super numpuk dan kejar deadline presentasi.
Sebagai mahasiswa, saya tentunya gak ingin menguras banyak waktu hanya untuk satu kegiatan saja, apalagi sampai menguras isi dompet yang uangnya harus diprioritaskan untuk membeli buku dan simpanan bila sewaktu waktu ada hal yang tak terduga yang mengharuskan mengeluarkan isi dompet. Isi bensin misalnya.
Beberapa olahraga yang sering saya lakukan ini bisa menjadi referensi bagi kawan-kawan mahasiswa yang suka dengan hal-hal yang simple dan gak ribet. Pertama adalah olahraga mata. Nah loh?, mata bisa olahraga?. Caranya, dengan menggerak-gerakkan kedua bola mata. Misalnya, membuat garis dari kanan kekiri lalu dari atas ke bawah, membuat segi empat dengan bola mata, lingkaran, segi tiga, mengedip-ngedipkan mata sampai terasa pegal, memfokuskan pandangan mata pada satu jari yang diarahkan menjauh dan mendekati mata, dan diakhiri dengan menutup kedua mata dengan bagian dalam telapak atau tangan yang telah dibuat hangat karena telah digosok-gosok. Olahraga ini bisa dilakukan sebelum dan sesudah belajar, selain melatih kekuatan otot mata, juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
Yang kedua adalah dengan berjalan kaki dan tidak mengendarai motor atau mobil ketika dilingkungan kampus dan kegiatannya. Misalnya, parkir agak jauh dari ruang belajar, berjalan kaki ketika pindah jam mata kuliah yang berbeda gedung, atau nge-print tugas ke warung fotokopian dengan berjalan kaki. Selain menyehatkan dan gak ribet men-starter atau pindah pindah parkir, tentunya bisa menghemat isi bensin.
Selanjutnya, peregangan bisa menjadi pilihan. Misalnya, dengan menengokkan dan menahan kepala ke kanan atau kekiri secara bergantian masing-masing selama delapan detik. Lalu berdiri sambil menarik kedua tangan yang saling mengapit jari ke depan, belakang dan samping. Dan peregangan anggota tubuh lainnya,  yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah belajar, atau sebelum dan sesudah berkendara. Agar kaki tidak kaku dan tidak gampang terkilir atau keseleo.
Yang keempat, saya suka menyempatkan waktu satu kali dalam seminggu untuk jogging. Misalnya, jogging bareng teman atau sahabat setiap hari sabtu atau minggunya. Selain bisa sharing kegiatan masing-masing selama satu minggu, tentunya bisa jadi alternatif bagi saya yang jarang refreshing.
Selain yang disebutkan tadi, mencuci baju sendiri, mencuci piring, dan membereskan rumah adalah bagian dari olahraga sehari-hari saya, selain membuat mata lebih enak memandang, tentunya membuat suasana lebih nyaman untuk belajar maupun tidur.
Selanjutnya, bagaimana sih caranya menyeimbangkan waktu untuk belajar, nongkrong, dan olahraga? Kalau saya sendiri, suka belajar dua jam sebelum berangkat kuliah, dan mengerjakan tugas sepulang kuliah atau ketika ada senggang waktu  tatkala perpindahan waktu jam masuk mata kuliah berikutnya yang lumayan agak lama.
Kalau untuk nongkrong, saya juga suka memanfaatkan senggang waktu yang lumayan lama pada pergantian mata kuliah berikutnya. Tergantung ada tugas atau tidak. Kalau ada tugas, saya mengerjakan tugas, kalau tidak ada ya nongkrong. Dan tentunya tidak sampai bablas hingga melupakan waktu shalat fardhu.
Dan untuk olahraga sendiri, karena saya seorang muslim, mengerjakan sholat adalah bagian dari ibadah yang ada unsur olahraga didalamnya. Juga saya sering menyempatkan peregangan sebelum dan sesudah belajar, juga sebelum dan sesudah berkendara. Dan peregangan adalah olahraga  pilihan saya ditengah-tengah jadwal kuliah yang padat. Dan juga saya suka menyempatkan diri satu kali seminggu untuk jogging bareng sahabat atau adik. Dan Terkadang renang kalau ada uang lebih untuk bayar tiket masuk kolam renang.

Siti Syarah Ulfa
Bandung, Jabar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Eusi Buku Kasambet

Pengalaman Magang di TVRI Jabar dan Banten

DKM Manhajuth Thullab: Masyarakat Sekitar Kurang Partisipatif Terhadap Kajian Umum