Cara Menutup Kartu Kredit Bank Permata

Cara Menutup Kartu Kredit Bank Permata

Kartu kredit merupakan fasilitas yang diberikan oleh bank, namun jika tidak digunakan, maka akan menambah biaya tahunan. Akan tetapi, saat ini kartu kredit Bank Permata dapat terblokir sendiri apabila tidak ada transaksi atau tidak digunakan. Jangan panik! tarik nafaaaaaaaassss.. buang pelan-pelaaan... cuss inilah langkah-langkahnya:

1. Baca Surat dari Bank Permata

Hal pertama yang harus miminers lakukan sebelum menutup Kartu Kredit Bank permata adalah, baca baik-baik surat dari Bank Permata yang dikirim melalui Pos kerumah miminers.

Selanjutnya, lihatlah berapa nominal angsuran yang harus miminers lunasi. Lalu siapkan uang sebesar nominal yang tertera. Bawalah uang tersebut saat miminers mau menutup Kartu Kredit ke Bank Permata. Bawalah uang lebih untuk keperluan ongkos transfer dan biaya pembelian materai di bank.

2. Datang ke Bank Permata Pusat Kota/ Kabupaten

Nah loh... kok mesti ke pusat sihh min?? kenapa gak yang deket aja??

jadi giniiii.. gini yaa... jadi giniii... 😁

Kalau miminers datang ke Bank Permata Pusat Kota/ Kabupaten tempat miminers tinggal, biasanya Bank Permata tersebut difasilitasi telpon yang akan tersambung ke Call Center Bank Permata. Jadi miminers gak perlu ngabisin pulsa hanya untuk nelpon Call Center aja gitu looh..

Tapi kalau di Bank Permata terdekat ternyata difasilitasi telpon, miminers gausah dateng ke Bank Permata Pusat.

2. Minta Satpam Untuk Menelpon Call Center

Ketika miminers datang ke Bank Permata dengan lokasi yang miminers tuju. Biasanya satpam suka inisiatif menawarkan bantuan. Jelaskanlah bahwa miminers ingin menutup Kartu Kredit Bank Permata yaitu dengan menelpon Call Center 1500111. Lalu satpam akan menyuruh miminers masuk bank dan menelponkannya. Setelah itu telpon akan diberikan pada miminers.

Saat miminers sedang menelpon, miminers akan ditanya siapa nama dan apa keperluan miminers. Jawablah bahwa miminers akan melakukan penutupan Kartu Kredit Bank Permata dan mintalah bagaimana cara menutupnya. Miminers akan ditanya juga nomor Kartu Kredit miminers yang tertera dibawah sebelah kanan kartu. Ucapkanlah dengan jelas.

Setelah dijabarkan cara menutupnya oleh petugas call center, miminers jawab kembali bahwa miminers butuh Surat Tanda Penutupan Kartu Kredit dan Bukti Pelunasan Angsuran terakhir yang miminers bayar ke alamat tempat tinggal miminers.

3. Lunasi Angsuran Terakhir

Lunasilah angsuran terakhir miminers ke Teller. Dan utarakan maksud miminers ke petugas teller bahwa ingin melunasi angsuran terakhir kartu kredit. Tanyakan kepada petugas, apakah nominal angsuran yang harus dilunasi tersebut sudah dihitung berikut ongkos transfer dan biaya materai? jika belum, maka mintalah untuk menjumlahkannya. Lalu, bayarlah.

4. Telpon Kembali Call Center

Telponlah kembali Call Center Bank Permata. Biasanya penerima telpon Call Center akan berganti orang. Maka dari itu miminers harus memperkenalkan kembali identitas  miminers dan menjelaskan kembali maksud dan tujuan miminers. Yaitu, untuk menutup Kartu Kredit Bank Permata dan jelaskan pula bahwa miminers telah melakukan pelunasan angsuran terakhir miminers. Dan mintalah agar pihak Bank Permata untuk mengirimkan Surat Penutupan Kartu Kredit Bank Permata dan Surat Tanda Lunas Angsuran ke alamat rumah miminers.

Setelah itu, miminers akan diminta untuk menunggu datangnya surat tersebut selama 3 - 4 hari kerja. Tapi waktu punya mimin sih datengmya sekitar dua mingguan. jadi tunggu aja ya! sabaaaaarr... 😉😁

Sudah dehh selesaii... ✨✨

📝 Yang Harus dibawa saat Menutup Kartu Kredit:

1. Surat Pemberitahuan dari Bank Permata
2. Kartu Kredit
3. Uang sebesar nominal Angsuran yang tertera pada surat.
4. Uang Ongkos Transfer (waktu mimin mah 15.000 ongkosnya).
5. Uang Materai 6.000

Itu semua berdasarkan pengalaman mimin waktu mimin mencoba menutup Kartu Kredit. Kurang lebihnya seperti itu yaa.. Prosesnya mungkin akan berbeda sedikit, tapi saran mimin, miminers harus tetap sabar dan jangan panik. Tohh petugas juga sama-sama manusia. 😂😂

Semoga bermanfaat.. Terimakasih telah berkunjung ke blog mimin.. 😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Eusi Buku Kasambet

Pengalaman Magang di TVRI Jabar dan Banten

DKM Manhajuth Thullab: Masyarakat Sekitar Kurang Partisipatif Terhadap Kajian Umum