Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Mengurungkan Kunjungan Ke Penerbit Mizan

Mengurungkan Kunjungan Ke Penerbit Mizan Bandung, Rabu (6/12/2017) Saat teman-teman saya berkunjung ke Penerbit Mizan, qodarullaah saya sedang sakit dan tidak dapat keluar rumah dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan bagi saya untuk berjalan jauh. Kerugiannya, Saya tidak mendapatkan wawasan baru tentang Sejarah berdirinya Penerbit Mizan, mengapa tempatnya tidak seperti penerbit lainnya, dan seminar yang diadakan ataupun buku-buku yang sudah diterbitkan maupun proses penerbitan dan editingnya. Semoga Allah kasih saya kesempatan kembali untuk berkunjung ke Penerbit Mizan dan dapat berbagi kembali pengalaman di blog ini. Reporter: Siti Syarah Ulfa (KPI 3 D)

Masjid Manhajuth Thullab: Pemeliharaan Masjid

Gambar
Masjid Manhajuth Thullab: Pemeliharaan Masjid Foto: Masjid Manhajuth Thullab Masjid Manhajuth Thullab yang terletak di Jl. Manisi Gg. Mesjid Baru RT 05 RW 07 Kelurahan Pasir Biru Kecamatan Cibiru Kota Bandung ini terlihat Asri dan sejuk. Selain itu lingkungan sekitar dan dalam masjid pun terlihat rapi dan bersih menambah kesan hegar pada masjid ini. Ternyata, rahasia masjid yang begitu terawat ini adalah adanya petugas khusus yang senantiasa membersihkan masjid setiap harinya, selain itu para santri Ponpes. Mahasiswa Mandiri pun ikut serta dalam perawatan dan pemeliharaan masjid dan lingkungannya agar tetap bersih. "Pemeliharaan masjid dilaksanakan oleh para santri dan juga petugas khusus" Ujar DKM Manhajuth Thullab saat diwawancara via WhatsApp, pada Kamis (12/10/2017) Reporter: Siti Syarah Ulfa (KPI 3 D)

Rinduku Aku Komunikasikan Dengan Tuhanku

Rinduku Aku Komunikasikan dengan Tuhanku Berawal dari sinar matahari yang membawa energi panas, menyebabkan adanya proses evaporasi ke atmosfer. Dalam proses evaporasi, air yang berada di bumi seperti di laut, danau, sungai serta badan air lainnya menguap karena panas tersebut. Lalu menghasilkan uap-uap air. Uap-uap air terangkat ke udara dan mengalami proses kondensasi. Dalam proses kondensasi, uap-uap air berubah menjadi embun yang diakibatkan oleh suhu di sekitar uap air lebih rendah daripada titik embun air. Suhu udara yang semakin tinggi membuat titik-titik dari embun semakin banyak dan memadat, lalu membentuk menjadi awan. Adanya perbedaan tekanan udara di langit menyebabkan pergerakan udara atau yang biasa disebut angin. Angin menggerakkan awan yang membawa butir-butir air menuju tempat dengan suhu yang lebih rendah. Awan-awan yang terkumpul bergabung menjadi awan besar yang berwarna kelabu, proses ini dinamakan koalensi. Ketika kondisi awan sudah jenuh dan tidak...

Opini: Harapannya Dapat Terlunasi Hutang Negara

Opini: Harapannya Dapat Terlunasi Hutang Negara Hutang pemerintah hingga sekarang terus menjadi isu yang kerap dijadikan sasaran kritik oleh berbagai pihak. Pasalnya, tidak sedikit rakyat yang merasa resah dengan kehidupan generasi penerusnya kelak. Selain itu, hutang yang setiap tahun terus bertambah membuat Negara ini menganut sistem gali lobang tutup lobang.Yang kemudian, rakyat berharap hutang Negara dapat terlunasi dan ekonomi pun dapat berjalan lancar tanpa beban. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan hutang saat ini sudah dilakukan secara berhati-hati agar Indonesia terhindar dari krisis hutang yang terjadi di banyak Negara maju. Ia menjelaskan rasio hutang Indonesia masih pada kisaran 27% hingga 29% terhadap PDB atau lebih baik dibandingkan negara0negara lain dengan tingkat ekonomi setara seperti Malaysia sebesar 56% terhadap PDB dan Brasil sebesar 78% terhadap PDB. Untuk itu, penyusunan APBN selalu dilakukan agar instrument ini bisa menjaga sta...

Kenali Gejala Awal Difteri

Opini: Kenali Gejala Awal Difteri Corynebacterium diphteriae kini menjadi trending topik di sosial media. Pasalnya, bakteri penyebab penyakit difteri ini telah menelan banyak korban khususnya pada anak-anak. Gejalanya tergolong sepele, namun jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat mengancam jiwa seseorang yang berujung pada kematian. Namun begitu, difteri termasuk   salah satu penyakit yang masih dapat dicegah melalui pemberian vaksin atau imunisasi. Difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia. Imunisasi difteri yang dikombinasikan dengan pertusis (batuk rejan) dan tetanus ini disebut dengan imunisasi DTP. Yakni, sebelum usia satu tahun, anak diwajibkan mendapat tiga kali imunisasi DTP. Sejumlah cara penularan yang perlu kita waspadai seperti, terhirupnya percikan ludah penderita di udara, saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan paling umum terjadi. Yang kedua, pemakaian handuk dan gelas minum bersama. Ketiga, sen...
DKM Manhajuth Thullab: Kajian Umum Diadakan Setiap Pekan Kedua Masjid Pesantren Mahasiswa Mandiri Manhajuth Thullab yang berada di Jl. Manisi Gg. Mesjid Baru No.1 ini, membuka kegiatan kajian umum yang diadakan rutin setiap pertengahan bulan atau pekan kedua setiap bulannya. “Setiap pertengahan bulan atau Ahad kedua setiap bulan kami adakan pengajian terbuka untuk umum”. Ucap Bapak Ir. Muhammad Amin, M.Sc saat diwawancara via WhatsApp. Sabtu (4/11/2017) Diantara materi kajian umum tersebut ialah Fiqih dan Akhlaq. Dengan penceramah yang di undang ada yang berasal dari Pesantren Mahasiswa Manhajuth Thullab sendiri maupun dari luar pesantren. Salah satu penceramah yang berasal dari luar pesantren adalah KH Drs. Anwar Nurul Yamin M.Ag yang merupakan Rois Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoer di Jl. Tb. Ismail Bandung. Yang berlatar belakang akademisi, sehingga cocok bagi para santri yang notabene nya berasal dari berbagai perguruan tinggi di Bandung yang sedang menuntut ilmu ag...

Masjid Manhajuth Thullab: Disamping Mengaji, Dibuka Kuliah Umum

Masjid Manhajuth Thullab: Disamping Mengaji, Dibuka Kuliah Umum Masjid Manhajuth Thullab yang berada di Jl. Manisi Gg. Mesjid Baru No.1 Kota Bandung, mengadakan kuliah umum disamping Kajian Rutin setiap bulannya. Salah satu kuliah umum  tersebut ialah Jurnalistik mengenai teknik membuat tulisan, hanya saja dalam waktu satu minggu tidak ditentukan secara tetap di hari Sabtu, tapi terkadang dihari-hari lainnya dan kegiatan tersebut diadakan sekali seminggu. “Sabtu ada kuliah umum, tapi tidak setiap sabtu. Sabtu kemarin mengenai Jurnalistik, mengenai teknik membuat tuliasa yang pembicaranya Roni Tabroni, penulis yang sudah banyak karyanya”. Ungkap DKM Manhajuth Thullab saat diwawancarai via WhatsApp. Jumat (4/11/2017). Reporter: Siti Syarah Ulfa KPI 3 D

Masjid Manhajuth Thullab: Disamping Mengaji, Dibuka Kuliah Umum

Masjid Manhajuth Thullab: Disamping Mengaji, Dibuka Kuliah Umum Masjid Manhajuth Thullab yang berada di Jl. Manisi Gg. Mesjid Baru No.1 Kota Bandung, mengadakan kuliah umum disamping Kajian Rutin setiap bulannya. Salah satu kuliah umum  tersebut ialah Jurnalistik mengenai teknik membuat tulisan, hanya saja dalam waktu satu minggu tidak ditentukan secara tetap di hari Sabtu, tapi terkadang dihari-hari lainnya dan kegiatan tersebut diadakan sekali seminggu. “Sabtu ada kuliah umum, tapi tidak setiap sabtu. Sabtu kemarin mengenai Jurnalistik, mengenai teknik membuat tuliasa yang pembicaranya Roni Tabroni, penulis yang sudah banyak karyanya”. Ungkap DKM Manhajuth Thullab saat diwawancarai via WhatsApp. Jumat (4/11/2017). Reporter: Siti Syarah Ulfa KPI 3 D

DKM Manhajuth Thullab: Masyarakat Sekitar Kurang Partisipatif Terhadap Kajian Umum

Gambar
DKM Manhajuth Thullab: Masyarakat Sekitar Kurang Partisipatif Terhadap Kajian Umum Foto: Masjid Manhajuth Thullab Masjid Manhajuth Thullab yang bertempat di Jl. Manisi Gg. Mesjid Baru Bandung, kurang diminati warga sekitar saat kajian umum berlangsung. Hal ini dapat dibuktikan dengan lenggangnya tempat duduk di dalam masjid saat reporter ikut hadir dalam kajian bulanan tersebut pada pekan kedua di bulan November 2017. Hal ini dikarenakan, masyarakat sekitar masih kurang dalam hal pendidikan khususnya para orangtua. Selain itu, penceramah yang didatangkan berasal dari kalangan akademisi yang bahasanya kurang dimengerti warga. “Warga disini jarang ada yang ikut kajian umum, mungkin karena mereka tidak mengerti apa yang penceramah sampaikan dikarenakan pendidikannya yang kurang, sehingga kurang partisipatif pada kegiatan-kegiatan kami”. Ucap DKM Manhajuth Thullab, Senin (13/11/2017) Untuk itu, diperlukan adanya solusi agar pihak pesantren bukan hanya memajukan penda...
DKM Manhajuth Thullab: Kata Pribumi dan Non Pribumi itu Masih Perlu Menanggapi pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dengan nama familiar Anies Baswedan,  sejumlah tokoh masyarakat dimintai tanggapan untuk mengklarifikasi terkait kata “Pribumi dan Non Pribumi” yang dipakai pada saat pelantikan Gubernur. Diantara tanggapan yang terlontar terdapat pro dan kontra, akan tetapi sebagian besar menunjukkan pro terhadap apa yang  Anies Baswedan sampaikan terkait  “Pribumi dan Non Pribumi”. Mereka yang pro beranggapan bahwa tidak ada maksud lain dari pak Anies dalam pidatonya selain yang telah diklarifikasi oleh pak Anies setelah turun dari panggung pidatonya. Seperti tanggapan DKM Manhajuth Thullab, Ustadz Ir. Muhammad Amin, M.Sc beliau beranggapan bahwa tidak ada niatan untuk memecah belah bangsa pada pidatonya, “Kalau dari segi pidato, pak Anies tidak ada niatan demikian, cumin dia ingin membangkitkan semangat, bahwa pribumi orang Indonesia asli itu h...

Setop Plagiarisme Lewat Budaya Membaca

Setop Plagiarisme Lewat Budaya Membaca Tidak bisa dipungkiri, semakin berkembang pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya membaca buku kini semakin berkurang. Selain itu jarak yang jauh menuju ke Perpustakaan kadang membuat orang malas berjalan. “Searching aja!” itulah ide pertama saat kita menemukan hal-hal yang kita ingin tahu. Praktis dan efisien. Internet kini seperti paranormal yang mampu menjawab berbagai pertanyaan yang kita ajukan. Generasi instan. Itulah julukan bagi masyarakat modern sekarang ini. Bukan hanya ingin instan dalam hal mengolah makanan, tetapi juga dalam hal pekerjaan.  “Berhenti berpikir dan berusaha” inilah penyakit yang kini hinggap di hati dan pikiran masyarakat modern ini, khususnya bagi para plagiator yang ingin instan dalam berkarya, tanpa berpikir panjang halitu dapat merusak martabatnya khususnya dibidang akademik.  Kurangnya pemahaman tentang bagaimana seharusnya mengutip karya oranglain, seringkali menjadi penyebab or...

Management Waktu yang Tertulis di Otak

Argumentasi: Management Waktu yang Tertulis di Otak Belajar adalah nutrisi bagi kecerdasan otak, olahraga adalah investasi tubuh sehat untuk masa depan, dan nongkrong adalah nurtisi mood biar gak gampang galau dan tentunya biar tetap Up To Date. Ketiga kegiatan ini, tidak bisa dipisahkan dari yang namanya mahasiswa. Selain waktu diprioritaskan untuk belajar dan nongkrong di kampus, tentunya harus disempatkan untuk berolahraga. Hal itu berguna untuk menghindari stress dan ketegangan urat syaraf tatkala dihadapkan dengan   mengerjakan tugas yang super numpuk dan kejar deadline presentasi. Sebagai mahasiswa, saya tentunya gak ingin menguras banyak waktu hanya untuk satu kegiatan saja, apalagi sampai menguras isi dompet yang uangnya harus diprioritaskan untuk membeli buku dan simpanan bila sewaktu waktu ada hal yang tak terduga yang mengharuskan mengeluarkan isi dompet. Isi bensin misalnya. Beberapa olahraga yang sering saya lakukan ini bisa menjadi refer...
Opini: Masa Transisi e-Toll Tuai Kontroversi Masa transisi e-toll rupanya menuai banyak pertentangan dari berbagai pihak yang menolak diberlakukannya transaksi non tunai e-toll. Hal ini bukan hanya bertentangan dengan Undang Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, tetapi juga melawan kebiasaan masyarakat yang terbiasa dengan transaksi secara tunai di ruas toll. Bahkan ada salah satu pengguna jalan toll yang terlibat adu argumen dengan petugas toll yang menolak transaksi secara tunai dari pengguna jalan.  Namun pada faktanya, tidak sedikit pula orang mengapresiasi ide cemerlang dari kerjasama antar PT. Jasa Marga Tbk. , PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. , Bank Mandiri dan PT. Marga Mandala Sakti ini. Mulai dari adanya situs penyedia jasa desain kartu e-toll, sampai antusiasme masyarakat yang ingin memiliki kartu tersebut. Hal ini diperlukan adanya edukasi atau pemahaman terhadap masyarakat terkait cara memiliki atau membuat kartu e-toll, cara menggunakan atau bert...

Tradisi Berujung Tragis

Opini: Tradisi Berujung Tragis Belum lama ini kasus pencabulan dan bulying pada siswa masih hangat diperbincangkan. Kali ini, publik kembali dihebohkan dengan tewasnya Hilarius pada kasus "Duel Ala Gladiator" yang siswa SMA Budi Mulia Vs SMA Mardi Yuana sebut sebagai ajang "Bom-boman" duel satu lawan satu baru baru ini. Rupanya hal ini bukan pertamakali terjadi, melainkan sudah menjadi tradisi bergengsi bagi setiap pemain basket yang hendak bertarung. Berbagai upaya pemerintah mulai dari memasukkan Mata Pelajaran Budi Pekerti hingga penilaian karakter pada Kurtilas (Kurikulum 2013), pemasangan CCTV oleh pihak Sekolah, rasanya kurang cukup bagi mereka yang hendak melakukan adu jotos tersebut. Yang mrnurut saya, hal itu tidak pantas dilakukan oleh kaum terpelajar seperti mereka. Masih banyak cara gentle lain untuk bersaing secara sehat. Atas semua yang telah terjadi, hendaklah kita semua mengambil pelajaran dan pihak sekolah pun dapat mengambil keputus...

Blangko Online Bisa Jadi Solusinya

Opini: Blangko Online Bisa Jadi Solusinya Salah satu permasalahan pembuatan e-KTP adalah blangko yang tidak terbaca di mesin pencetak, sehingga tidak bisa merekam data dengan sempurna. Selain itu, pendistribusian blangko e-KTP yang belum memenuhi kebutuhan tiap daerah membuat pemerintah daerah yang kekurangan bagian, memperpanjang waktu pelayanan.  Di zaman yang serba digital ini, seharusnya dapat kita manfaatkan untuk pembuatan e-KTP. Salah satunya dengan membuat blangko online. Selain praktis dan efisien, juga efektif untuk merekap data. Dengan syarat, setelah pengisian blangko, warga yang bersangkutan harus datang ke kantor untuk identifikasi keakuratan data. Setelah diberitahu link-nya oleh pihak Kecamatan, warga yang bersangkutan segera mengisi formulir atau blangko yang disediakan secara online. Selain data pribadi, foto pun di upload ke link tersebut. Jadi, datang ke Kecamatan hanya untuk merekam sidik jari, mata, dan tanda tangan saja. Selain yang dipap...

Kuliah Jurnalisme Dakwah

Kuliah Jurnalisme Dakwah Definisi Jurnalisme Dakwah Jurnalisme Dakwah adalah kegiatan kewartawanan muslim seperti mengumpulkan, menulis, mengedit, dan menerbitkan tulisan baik berupa opini maupun berita di surat kabar yang bernuansa dakwah atau menyelipkan nilai-nilai dakwah didalamnya. Dengan berpegang pada prinsip: ٱدۡعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ ٱلۡحَسَنَةِۖ وَجَٰدِلۡهُم بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ ١٢٥   "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk". [Q.S. An-Nahl:125] Posisi Jurnalisme Dakwah Posisi Jurnalisme Dakwah dalam kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung ma...